Bersedekah Sebagai Sumber Kebahagiaan

Oprah Winfrey mengumpulkan sekitar 100 orang untuk melakukan percobaan sosial. Mereka diminta menabung sebagian uang yang biasa digunakan untuk rekreasi. Tabungan tersebut kemudian diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan. Beberapa bulan kemudian, 100 orang tersebut dikumpulkan dan ditanya, apakah ada yang berubah dalam kehidupan mereka? Jawabannya, mereka merasakan  bahwa hidup mereka lebih bahagia  setelah berbagi dengan orang lain.

Percobaan Oprah tadi merupakan suatu cara yang cerdas dalam  mendorong diri kita untuk menguji diri kita sendiri. Dan sesungguhnya, memberikan infak atau sedekah adalah salah satu ujian terbaik, karena ia merupakan perlawanan frontal pada egoisme, yakni sumber dari semua sifat-sifat buruk. Memberi sama dengan mengorbankan kepentingan kita demi kepentingan orang lain.

Di dalam Al-Quran dikatakan bahwa di antara kebajikan itu (al-birr) adalah menafkahkan harta yang kita cintai:

“Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya” (QS. 3: 92).

Menguji diri kita sendiri dengan menafkahkan sesuatu atau harta yang kita cintai, sejatinya sama dengan ujian dari Allah Swt. Karena menafkahkan harta seolah seperti upaya mempersulit diri, menjadikan kita relatif lebih miskin, lebih berkurang harta. Seperti firman-Nya:

”Dan sungguh Kami akan menguji kamu dengan sekadar ketakutan, kelaparan, kekurangan/kehilangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan sampaikan kabar gembira bagi orang yang sabar. Yaitu orang-orang yang bila ditimpa musibah, berkata: ’Sesungguhnya kami adalah milik Allah dan sesungguhnya kepada-Nya jugalah kami akan kembali.’” (QS. 2 : 155)

Bedanya, ujian ini cenderung berada dalam kendali kita dan kita (bisa) tidak terpaksa untuk menjalankannya.   Ini sebabnya, dalam tradisi kita diajarkan bahwa sedekah adalah suatu cara menolak bala’. Jika kita bersedekah dan mau memberikan apa yang kita cintai, maka Allah Swt. tidak harus menurunkan bala’, karena kita sudah menguji diri kita dengan cara menjalankan perintah-Nya; yakni dengan menciptakan bala’ (ujian) untuk diri kita sendiri.

Sifat saling menetralisasi antara sedekah dan ujian dari Allah ini sesungguhnya sudah tertanam dalam sunnatul-Lah (hukum Allah). Bagaimana penjelasannya sehingga sedekah bisa menolak bala’?

Dalam ajaran Islam, suatu peristiwa akan terjadi jika persyaratan untuk beroperasinya hukum (sunnah) Allah Swt  yang menghasilkan kejadian itu telah terpenuhi. Misalnya, benda yang punya massa akan jatuh kalau berada pada jarak tertentu dari permukaan bumi karena beroperasinya gaya gravitasi. Roket yang memiliki massa, bisa naik karena memiliki hukum kekekalan momentum yang melawan gravitasi. Hukum Allah Swt sebetulnya tidak hanya ada di alam empiris ini. Tapi ada juga di alam lain yang disebut alam al-amr, alam ruhani. Kedua alam itu masing-masing punya hukum sendiri, dan bisa saling mempengaruhi.  Nah, jika hukum alam empiris harusnya menghasilkan suatu peristiwa, namun hukum alam al-amr beroperasi melawan hukum alam empiris, maka bisa saja kejadian di alam empiris tidak terjadi. Memang, yang bisa mempengaruhi hukum di alam al-amr itu, selain doa, adalah sedekah.

Sebagi ilustrasi, suatu kali Rasulullah Saw bersama para sahabatnya berkumpul, kemudian lewatlah seorang Yahudi. Lalu Rasulullah berkata, “Orang Yahudi ini sebentar lagi akan meninggal”. Beberapa waktu kemudian, lewatlah orang Yahudi tadi dengan membawa kayu bakar. Ternyata dia tidak meninggal seperti yang disampaikan Rasulullah sebelumnya. Para sahabat pun bertanya-tanya. Rasulullah kemudian memanggil orang Yahudi tersebut dan memintanya menurunkan serta membuka ikatan kayu bakarnya. Setelah ikatan dibuka, tiba-tiba keluarlah ular berbisa.

Rasulullah Saw berkata, “Seharusnya kamu meninggal dipatuk ular ini. Apa yang kamu lakukan?”. Orang Yahudi berkata, “Dalam perjalanan mencari kayu, saya memberi sedekah kepada seorang miskin yang kesulitan”. Rasulullah Saw berkata, “Sedekah itulah yang menyelamatkanmu dari patukan ular berbisa”.

Selayaknya, kita tidak perlu menunggu ‘dipaksa’ oleh Allah Swt melalui kondisi yang sempit, yang dengan kondisi tersebut kita merasa perlu untuk berbagi atau membantu orang lain, sebagai jalan agar keluar dari kesempitan. Sebaliknya, kita perlu terus mendidik diri kita dengan cara menguji diri kita, dalam bentuk berbagi (berbuat kebajikan) dalam segala situasi.

Selamat berbagi dengan harta terbaik yang kita  cintai, sekaligus jalan meraih makna dan berkah kehidupan, melapangkan jalan dan mendatangkan kebahagiaan dalam hidup kita, menghindarkan ujian dari Allah Swt,  serta menggapai kedekatan dengan dan kasih  sayang-Nya.

“Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa (melakukan amal-amal yang dapat mendatangkan ridha Allah dan menjauhkan kita dari murka-Nya), dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang mudah” (Q.S. 92 : 5-7).

Oleh : Haidar Bagir, Sumber : Ahlulbait Indonesia

Rajutan Untuk Ratih

style teaser

“Kalau Ratih jadi kuliah di kota, memangnya ibu ngga apa-apa?”

“Ya ngga apa-apa toh nduk, ibu justru senang.”

“Terus yang nemenin ibu jualan pagi-pagi, siapa?”

“Ya ibu sendirian toh.”

“Tapi, bu…”

“Udah tenang aja, yang penting kamu berhasil, dan semoga beasiswa itu benar-benar kamu dapatkan. Ibu akan sangat bangga.”

“Doakan Ratih ya, bu. Pengumuman kelulusan dan beasiswa itu besok pagi.”

“Pasti, cah ayu. Mari kita berangkat, nanti keburu siang.”

Matahari mulai mengintip dari ufuk timur. Satu persatu bulir embun meninggalkan kelopak kembang dan dedaunan, tersapu mentari. Kabut dari puncak bukit mulai turun, udara di desa begitu dingin, bahkan mampu menembus baju hangat yang dikenakan oleh para pejalan kaki. Jika libur, Ratih menemani ibunya berjualan makanan untuk penduduk desa sarapan. Ya, hasilnya tidak seberapa, tidak cukup untuk menghidupi, oh, tidak, kalau hanya untuk makan sehari-hari, mungkin saja cukup, tapi jika untuk biaya Ratih kuliah di perguruan tinggi, tentu tidak cukup. Bahkan untuk biaya Ratih sekolah SMA saja sering nunggak. Karna itulah ibu Ratih menerima pesanan rajutan untuk baju hangat, syal, sarung tangan, kaos kaki, dan apapun yang dipesan untuk mencukupi biaya tersebut.

Semangat Ratih sangat tinggi, ia bertekad untuk kuliah agar nantinya dapat menjadi orang sukses dan bisa membahagiakan ibunya tercinta. Karna itulah Ratih tiada henti belajar demi kelulusan dan beasiswa yang diselenggarakan oleh pihak sekolah bagi siswa yang berprestasi. Prestasi Ratih cukup gemilang, ia memang terkenal gadis yang pintar. Tapi agaknya Ratih cukup berat meninggalkan ibunya seorang diri. Ibunya mulai sakit-sakitan beberapa minggu terakhir ini. Sedangkan ayahnya, sudah meninggal karna sakit dua tahun lalu. Kini Ratih hanya hidup berdua dengan sang ibu. Penuh dengan kesederhanaan, tapi mereka tetap tiada henti bersyukur dan menjalani kehidupan dengan suka cita.

***

Langit mulai lindap. Ditambah cuaca petang ini sangat mendung, membuat udara lembab menjadi sangat dingin. Ratih sedang mempersiapkan makan malam. Sementara sang ibu terus merajut baju hangat sedari siang tadi. Diperhatikan ibunya yang tengah serius merajut dan sesekali terbatuk. “Uhuk…uhuk…” Kali ini batuknya terdengar agak kencang. Ratih hanya termangu memperhatikan ibunya yang sudah mulai renta. Hatinya teriris, rasanya ia tak tega meninggalkan ibu untuk kuliah di kota.

“Bu, ayo makan, makanannya sudah Ratih siapkan.”

“Sebentar lagi, nduk, lagi tanggung…uhuk…uhuk…”

“Iya, tapi kan habis makan bisa dilanjutin ngerajutnya. Ayo, bu, makan dulu aja bareng Ratih.”

“Iya, iya…”

Ibu Ratih tergopoh-gopoh bangkit dan berjalan ke meja makan. Makanan sudah terhidang di meja. Meski hanya dengan lauk tempe dan sayur bayam, tapi mereka sangat menikmati hidangan malam itu.

“Bu, Ratih ngga jadi kuliah ya.”

“Lho, kenapa nduk?”

“Ngga apa-apa, Ratih mau nemenin ibu aja.”

“Jangan toh, sayang. Lagian ini kan demi masa depanmu.”

“Belum tentu dapet beasiswa juga toh bu.”

“Iya, tapi kan kemungkinannya sudah besar. Pokoknya, kamu harus kuliah, titik! Ibu sangat bahagia kalau kamu bisa kuliah.”

“Nggg…tapi… Besok ibu ikut ratih ke sekolah ya, kan di dekat sekolah Ratih ada puskesmas.”

“Ya ngga bisa toh, besok pagi ibu kan banyak kegiatan, jualan, terus ibu udah janji mau nganterin pesanan rajutan di desa atas.”

“…” Ratih hanya terdiam. Percuma membujuk ibunya, dia sudah tahu betul watak ibunya itu.

“Ya sudah, ibu melanjutkan kembali rajutan.”

Sementara Ratih sudah mulai beristirahat, ibunya masih saja memintal benang untuk dibuat menjadi baju hangat. Sebenarnya pesanan orang desa atas sudah selesai, tapi yang sekarang ia kerjakan ialah untuk putrinya tercinta. Ibu Ratih ingin menyelesaikan baju hangat itu sebelum pagi. Ia ingin Ratih memakainya untuk berangkat ke sekolah nanti, agar di perjalanan Ratih tidak kedinginan, juga untuk memberikan semangat kepada putrinya itu. Sudah larut malam tapi rajutan belum selesai, ibunya terus tiada henti mengerjakan baju hangat hingga selesai.

***

“Bu, Ratih berangkat dulu ya.”

“Sebentar nak, ini pakai.” Ibu Ratih memakaikan baju hangat yang ternyata sudah rampung.

“Lho, ini untuk Ratih, bu? Bukan pesanan orang desa atas?”

“Itu untuk kamu, nduk, untuk orang desa atas, itu.” Ibu Ratih menunjuk kepada baju hangat yang telah dilipat rapih di atas dipan.

“Wah, terima kasih ya bu, bagus sekali, Ratih sangat suka.” Tersungging senyum sumringah dari bibir Ratih.

“Syukurlah bajunya pas di badan kamu. Sudah sana, cepat kamu berangkat. Ibu doakan kamu lulus dan beasiswa itu berhasil kamu dapatkan.”

“Amin. Terima kasih, bu. Nanti juga ibu hati-hati perginya, jalanan licin semalam habis hujan.”

“Iya, tenang aja, ibu bisa jaga diri.”

Ratih segera mencium tangan ibunya, berpamit untuk berangkat kesekolah. Sepanjang perjalanan Ratih terlihat sangat ceria. Meski hawa dingin sangat menyengat pada pagi itu dikarnakan usai hujan, tetapi terasa hangat bagi Ratih. Entah kenapa tiba-tiba ia sangat bersemangat mendapatkan beasiswa itu, mungkin, karna ia juga sangat bertekad untuk membahagiakan ibunya. Sementara ibu Ratih sudah selesai bersiap-siap, membawa makanan untuk dijual, sekaligus baju hangat pesanan orang desa atas. Meski tubuhnya nampak kuyu karna sangat kurang istirahat, tapi tetap saja hal itu tidak mengendurkan semangatnya.

Pesanan baju hangat telah disampaikan kepada pemesan, kini ibu Ratih tinggal menghabiskan jualannya. Ia berjalan menuruni desa atas, hendak berjualan di sekitaran desanya saja. “Uhuk…uhuk…” sepanjang pejalanan tiada henti ibu Ratih terbatuk-batuk, dadanya terasa sangat sakit sekali. Tetapi ia tetap berjalan menuruni desa atas, hingga memasuki jalan setapak yang menurun sedikit curam. “Uhuk…uhuk…” kembali ibu Ratih terbatuk, tetapi kali ini sungguh ia terkejut, di tangannya yang bekas menutupi mulut karna batuk terdapat darah kental, lalu diiringi batuk kembali. Tubuh kuyuhnya terhuyung-huyung, pandangannya memburam, lalu akhirnya ibu Ratih tersungkur jatuh, tubuhnya menggelinding terjatuh di jalan setapak yang menurun itu, dan…, kepalanya terbentur keras dengan batu yang cukup besar, celakanya lagi batu itu cukup tajam. Tak pelak, darah keluar dari kepala ibu Ratih. Dan lebih celakanya lagi, dikarnakan jalan setapak itu masih sepi, jadi ibu Ratih tidak ada yang menolong.

Terlambat…

***

“Ya, betul, kamu lulus dengan gemilang, sekaligus mendapatkan beasiswa itu.” ujar wali kelas Ratih.

“Beneran, bu? Wah, syukurlah…” terlihat Ratih sangat senang dan tanpa sadar meneteskan air mata.

“Sekali lagi, selamat ya nak.”

Oh, alangkah senangnya Ratih saat ini. Usahanya selama ini akhirnya membuahkan hasil. Teman-teman Ratih pun ikut senang, dan satu persatu mengucapkan selamat. Ratih tidak ingin membuang-buang waktu, dia segera bergegas pulang. Dia sudah taak sabar mengabarkan hal ini kepada ibunya. “Ibu pasti sangat senang.” ucapnya dalam hati. Tapi sayang, Ratih sudah tidak dapat melihat senyum kebahagiaan itu lagi, karna sang ibu telah tiada. Sepanjang perjalanan Ratih tiada henti tersenyum, tanpa tahu apa yang menimpa ibunya pagi tadi.

AKB48/ JKT48 FAQ Guide For Dummies – Encore edition

621868_492638344112547_669296745_oMelanjutkan artikel pertama, pada bagian ini saya bermaksud mencantumkan beberapa istilah yang mungkin akan sering Anda temui selama mengikuti AKB48 dan para sister grupnya (SKE48, SDN48, NMB48, HKT48, JKT48):

– Wota: istilah ini sebenarnya sama dengan otaku, yaitu penggemar berat subkultur seperti manga, anime, game, dsb. Otaku lebih dari sekedar fans. Mereka adalah orang yg sangat berdedikasi terhadap hobinya dan tidak akan ragu mengorbankan dirinya (imej, uang, waktu, dsb) untuk hobi tersebut, sampai taraf dimana orang normal akan melihat mereka sebagai freak/geek/nerd. Otaku untuk idol grup mempunyai pengucapan yang berbeda dengan otaku anime, yaitu wota. Dan perlu diketahui bahwa istilah wota tidak eksklusif untuk AKB48, tapi kebanyakan fans idol grup juga mendapat sebutan yang sama (Momusu – Mowota, Johnny’s Ent. – Janiwota).

– Wotagei: sorakan atau gerakan khas fans idol grup saat menonton pertunjukan idolanya. Untuk macam-macam jenis dan gerakannya bisa dicari dengan mesin pencari google.

– Mix: salah satu unsur dari wotagei adalah Mix. Ini adalah bentuk sorakan khas yang dilakukan para fans idol grup pada bagian-bagian tertentu lagu ketika menonton pertunjukan idolanya. Mix bukan cuma milik fans AKB48 saja, tapi sudah lama mengakar di kalangan fans idol grup sejak mid 90’an. Untuk bahasan lebih detil tentang Mix bisa dicari ke sumber lain karena akan terlalu panjang bila dibahas disini.

– Oshimen: oshimen (推しメン) terdiri dari dua kata, “oshi” dan “men”. Oshi berarti “push/support” dan Men adalah singkatan dari “menba” (member dalam arti bahasa Inggris). Kata ini mempunyai arti member yang paling Anda dukung. Dalam banyak kasus, seorang fans bisa mempunyai banyak member favorit, tapi pasti ada satu diantara member tersebut yg paling disukai atau tidak tergantikan, inilah yang disebut dengan istilah kami-oshi.

– Oshihen: kondisi dimana Anda merubah oshimen. Hal ini sering dianggap kurang sopan bagi bekas oshimen Anda.

– Senbatsu: dalam bahasa Indonesia berarti pilihan/seleksi. Sebagai grup yang mempunyai jumlah member banyak, maka terasa perlu untuk dibuatkan barisan representatif dari sekian banyak member yang ada. Mereka inilah yang disebut sebagai senbatsu. Biasanya mereka dipilih berdasarkan popularitas di kalangan fans. Keuntungan dari member senbatsu adalah hak mereka untuk tampil di PV utama, media (majalah, TV show, event, dsb), dan tentu saja popularitas.

– Senbatsu Sousenkyo: sejak tahun 2009 AKB48 rutin menggelar senbatsu sousenkyo (pemilu senbatsu) sekali setahun yang bertujuan memberi kesempatan bagi para fans untuk menentukan sendiri member senbatsu mereka. Caranya adalah memberi vote untuk member favorit mereka, dengan mengumpulkan tiket vote yang mereka dapat di single tertentu (biasanya satu single sebelum single sousenkyo). Tentu saja pembelian multi kopi adalah sah, dan satu tiket vote dihitung satu suara.

– Janken Senbatsu: ini adalah salah satu ide ‘nyeleneh’ yang diciptakan Aki-P untuk menentukan senbatsu AKB48. Caranya adalah dengan melakukan janken (suit jepang). Event khusus akan diadakan untuk hal ini, dimana disana akan diadakan sistem turnamen, satu persatu member yang kalah akan gugur hingga didapat pemenang utama yang nantinya akan mendapat posisi terdepan.

– Undergirls: istilah ini dipakai untuk para member yang posisi popularitasnya dibawah senbatsu. Biasanya member yang termasuk disini adalah mereka yang punya popularity rank nomor 20 kebawah hingga sekitar angka 40. Urutan ini tentunya bisa berubah tergantung dari berapa banyak jumlah senbatsu yang ditentukan untuk sebuah single.

– Kami7: Kami berarti dewa. Istilah ini diciptakan para fans karena ada beberapa member yang memang ranking popularitas mereka tidak pernah tergoyahkan sejak lama di AKB48. Ketujuh orang itu adalah Atsuko Maeda, Oshima Yuko, Shinoda Mariko, Tomomi Itano, Watanabe Mayu, Kojima Haruna, dan Takahashi Minami. Namun dalam sousenkyo terakhir muncul sebuah nama baru yang tiba-tiba merusak tatanan tradisional 7 besar tersebut, yaitu Kashiwagi Yuki. Sejak saat itu istilah Kami7 oleh beberapa kalangan mulai banyak dipelesetkan menjadi Kami8. Akankah Sashihara Rino atau Matsui Rena sebentar lagi mengubahnya menjadi Kami9? Biar waktu yang memberi jawabannya kepada kita 🙂

– Jikoshoukai: ini adalah self introduction dari masing-masing member. Tentunya memiliki sebuah line khusus untuk introduksi bukanlah sebuah keharusan, tapi jika seorang member mempunyai jikoshoukai ciri khas mereka masing-masing maka ini akan memberi nilai lebih dimata fans.

– Renai Kinshi: Love is forbidden. Ini adalah salah satu golden rule dalam dunia idol Jepang, dan termasuk yang paling keras untuk ditaati. Bahkan hanya sebuah foto dengan seorang pria, apapun status pria tersebut, bisa membuat karir seorang idol tamat seketika akibat kecaman para wota garis keras yang ingin idola mereka menjaga image pure dan innocent. Abide the rule, girls (or I might say, don’t get caught… LOL)!!

– Stage Song: lagu yang terdapat di Stage masing-masing tim

– Unit Song: lagu Stage yang dinyanyikan oleh formasi member tertentu (bukan seluruh tim), biasa terdiri dari 1 member populer didampingi oleh 2-4 member lainnya, dan letaknya beruntun 4-5 lagu ditengah setlist Stage.

– Unit Shuffle: biasanya hanya dilakukan di konser-konser besar, dimana Unit song yang identik dengan susunan member tertentu diacak dan diganti formasinya dengan member lain untuk elemen kejutan.

– Kenkyuusei: research student, atau bahasa mudahnya tim cadangan. Peran mereka biasanya untuk menggantikan spot member tetap yang tidak bisa hadir pada hari pertunjukan teater. Tapi seiring dengan melonjaknya popularitas AKB48, sekarang para kenkyuusei juga bisa dibilang mempunyai barisan fans yang tidak sedikit. Biasanya ada semacam kecenderungan unik dari para wota senior untuk oshihen kepada mereka, mungkin karena mereka melihat member yang populer sudah tidak perlu lagi didukung, sudah bosan, atau karena melihat para kenkyuusei inilah yang justru paling aktif berada di teater, tempat dimana AKB48 memulai segalanya dari nol, ketimbang senior mereka yang sering berhalangan karena urusan luar.

Yosh, semoga tulisan ini bermanfaat bagi penggemar baru, atau mereka yang masih belum terlalu banyak tahu istilah dalam dunia idol. Ijyo desu. Mata itsuka, jya na!

Anthology 1999-2013, Album Perpisahan Dari Underoath

urlUnderoath, salah satu band metalcore favorit saya yang berasal dari Tampa, Florida, AS, baru saja merilis video musik terbaru sekaligus terakhir mereka yang bertitel “Sunburnt.” Lagu yang diambil dari album yang berjudul Anthology 1999-2013 lewat Solid State Records pada 6 November 2012 lau, berisi kumpulan lagu-lagu hits mereka dari album pertama Act of Depression (1999) hingga karya terakhir Ø (Disambiguation) rilisan tahun 2010 lalu. Tidak hanya itu, sebagai ungkapan terimakasih dan penghormatan bagi para fans, termasuk tidak hanya mengangkat sisi retrospektif namun juga kebaruan dari band ini, Spencer Chamberlain dkk memberikan dua nomor teranyar, lagu yang baru-baru ini direkam dan belum pernah dirilis secara global bertitel “Sunburnt” dan “Unsound”.

Seperti yang tertulis dalam situs resmi mereka Underoath777.com , sextet yang digawangi Spencer Chamberlain (vokal), Chris Dudley (keyboard/programming), Tim McTague (lead guitar) dan James Smith (rhythm guitar), Grant Brandell (bass), dan Daniel Davison (drum) ini akan segera mengakhiri perjalanan band berusia 15 tahun ini. Tepat setelah mengumumkan keputusan mereka yang mengejutkan untuk membubarkan band ini melalui media sosial, para penggemar diseluruh belahan dunia sontak merasa kaget dan sedih mendengar berita ini, termasuk juga saya sebagai salah satu fansnya. Underoath akan bubar tepat setelah mereka menyelesaikan rangkaian tur perpisahan yang kini tiketnya telah terjual habis.

Spencer Chamberlain, vokalis Underoath
Spencer Chamberlain, vokalis Underoath

Seperti yang dilansir dari situs itu juga, Spencer Chamberlain sebagai frontman memberikan ungkapan spesifik soal kabar tersebut. “Ini adalah hal yang menyedihkan bagi kami dimana kami harus segera menutup dan mengakhiri bab perjalanan kami kali ini, tetapi kami belum pernah melihat sesuatu begitu jelas seperti saat ini,” ungkap vokalis gimbal ini. “Saya mengalami tahun-tahun terbaik seumur hidup saya bersama band ini dan saya berutang terhadap setiap orang yang selalu mendukung sepanjang perjalanan kami. Ini bukan keputusan yang dibuat secara instan. It’s just time for us to move on,” tambahnya lagi.

“Selama lebih dari 1 dekade belakangan, demikian juga seumur hidup kami, kami telah mewujudkan mimpi kami untuk keliling dunia, memainkan musik yang menyemangati kami, dan bertemu banyak sekali orang luar biasa, diluar dari yang kami pikirkan,” ungkap kibordis gempal itu. Chris menambahkan kemudian, ” Tidak ada momen yang lebih berkesan, bahagia sekaligus mengharukan bagi kami, selain saat ini. Kami ingin untuk keluar memberikan yang terbaik sebagai puncaknya. Maka dari itu, kami mengumpulkan beberapa teman baik dan band yang akan ikut serta dalam tur kami tersebut. Kami memanfaatkan tur itu sebagai momen untuk mengucapkan salam perpisahan, termasuk merayakan apa yang telah kami capai beberapa tahun ini.”

“Hal ini sangat berat bagi kami, tetapi semua hal yang baik pasti ada akhirnya. Kami mencintai kalian semua dan sangat berharap untuk bisa bertemu kalian lagi,” tambah Spencer Chamberlain menyusul pernyataan Chris.

Video musik “Sunburnt” disutradarai oleh Daniel Davison yang merupakan penabuh drum mereka sendiri yang sebelumnya telah menggantikan posisi Aaron Gilespie. Band ini telah menghasilkan banyak lagu-lagu yang memiliki makna religius di dalam lirik-liriknya sehingga mereka kerap disebut mengusung genre Christian Metalcore. Underoath mewariskan peningglaan yang tidak dapat dilupakan seperti prestasi saat album They’re Only Chasing Safety dan Define The Great Line berhasil meraih nominasi Grammy Awards. Hingga kini mereka telah menggelar tur ke enam benua beserta penjualan album hingga 1.3 juta keping.

Album terakhir mereka yang bertajuk Anthology 1999-2013
Album terakhir mereka yang bertajuk Anthology 1999-2013

Underoath sendiri dibentuk pada tahun 1997 oleh mantan vokalis mereka Dallas Taylor dan mantan gitaris Luke Morton, termasuk juga bekas drumer yang menjadi ikon band ini Aaron Gillespie yang mengundurkan diri tahun 2010 lalu berkonsentrasi pada proyeknya, The Almost. Mengalami progresi musik yang signifikan hingga pergantian personil, sampai saat ini tidak ada personil asli tersisa. Kibordis Chris Dudley terhitung paling lama mewarnai perjalanan band yang sudah menelurkan 7 album ini. Mereka juga merupakan salah satu band metalcore modern dengan basis fans loyal terbanyak. Bersama band Florida lainnya, A Day To Remember, Underoath juga pernah menyambangi Jakarta dalam rangkaian tur Asianya pada 6 Maret 2012 lalu dan mendapat animo serta respon luar biasa publik Indonesia.

AKB48/ JKT48 FAQ Guide For Dummies/ Haters

banner.home.0Oke, seperti judul diatas disini saya akan sedikit nerangin sejarah dan konsep Office48. AKB48 adalah sebuah idol group yang diciptakan oleh Akimoto Yasushi pada tahun 2005 dengan konsep ‘idols you can meet’.

Apa maksudnya? Pernahkah suatu ketika anda melihat artis idola anda di televisi atau majalah, anda hanya bisa berkhayal dan berkata pada diri anda sendiri, “Bisa gak ya suatu saat saya ketemu sama dia? Ngobrol, salaman, kasih hadiah, minta tandatangan, dsb” Tentu saja sulit bukan? Bayangin jadwal kesibukan seorang artis seperti apa, kita juga jarang tahu sang artis itu lagi dimana saat ini, kalaupun ketemu bisa dibayangin bodyguard berbadan besar segera siap melempar anda ke got terdekat ketika anda menghampiri dalam jangkauan sekian meter.

Nah, Akimoto Yasuhi (lebih akrab dikenal Aki-P / Yasusu) melihat celah kekurangan ini dan membuat sebuah ide cerdas yakni membuat sebuah idol group yang bisa anda temui setiap hari. Ya, setiap hari! Bagaimana caranya? Dengan memberi artisnya tempat rutin untuk tampil sehingga fans bisa datang sendiri ketika mereka mau/sempat. Letak ‘tempat pertemuan’ ini akhirnya diputuskan berada di Lantai 8 gedung Don Quijote (DonQ), Akihabara. Enam tahun berselang, tidak pernah ada yang menyangka grup idola yang dia ciptakan akan menjelma dari ‘pasukan penjaja celana dalam’ (ejekan untuk mereka saat itu) menjadi sebuah fenomena sosial baru di Jepang saat ini.

Berhubung sekarang telah dibentuk JKT48 sebagai cabang baru lokal, saya melihat ada gelombang fans baru yang ingin tahu latar belakang AKB48 dan sister grup lokalnya JKT48, serta tentu saja barisan haters yang mungkin terbentuk karena salah info tentang konsep Office48. Untuk itulah saya coba membuat beberapa tulisan (tentu sebatas pengetahuan saya) tentang beberapa pertanyaan yang mungkin muncul dari benak newcomers/ haters.

1. Apakah JKT48 adalah resmi atau plagiat?

JKT48 adalah sister group RESMI dari AKB48. Mereka itu sama saja dengan SKE48, NMB48, HKT48, yang beda hanyalah basis JKT adalah luar negeri dan mereka adalah sister group PERTAMA yang berbasis luar negeri. Aki-P sebetulnya sudah pernah mencoba menjual konsep franchise48 ini ke Eropa dan Amerika ketika AKB melakukan kunjungan kesana pada tahun 2009, tapi entah kenapa yg positif menyambut ide ini justru datang dari negara-negara Asia.

Kalau anda membuka web resmi AKB48 (www.akb48.co.jp) anda akan menemukan link web JKT48 di sisi kiri, apakah plagiator akan diberi tempat di web resmi korbannya? Come on people, common sense here, derp.

2. Apakah 48 menunjukan jumlah anggotanya?

Ini adalah salah satu kesalahan umum yg paling sering terjadi, bahkan diantara mereka yg sudah lama mengikuti AKB48 sekalipun. Angka 48 TIDAK PERNAH diambil dari rencana jumlah anggota yang akan dibentuk Aki-P pada waktu itu. Angka tersebut diambil dari nama boss Office48, Shiba Kotaro (Shi=4, Ba=8). Bahkan sebenarnya sekarang member dari seluruh 48 family itu sudah mencapai ratusan orang!

3. Ini mau nyanyi apa demo rame amat?

Kalau anda membaca prolog diatas maka anda akan tahu kalau AKB48 pada awalnya adalah grup berbasis teater, bukan pop grup murni. Mereka harus tampil setiap hari di teater DonQ, bahkan di akhir pekan mereka harus tampil 3 kali dalam sehari, membawakan Stage yang sedang berjalan waktu itu.

Sekarang bayangkan kalau seandainya jumlah mereka cuma 5-7 orang (anggap aja seperti umumnya jumlah band negeri seberang) dan jadwal tampilnya seperti itu. Belum lagi dihitung jadwal sekolah/ kuliah. Saya rasa dalam setahun 1 member akan mengundurkan diri, 2 member disuruh pensiun oleh orang tuanya, 1 member orang tuanya mengadu ke Komisi Anak karena kasus perbudakan bawah umur, dan 3 sisanya meninggal karena tipes. Jadi ada alasan yang sangat jelas dan sangat rasional dari jumlah mereka yang banyak.

4. Apa itu Teater? Apa itu Stage? JKT48 punya Teaterbanner.home.6 sendiri ga?

Teater adalah tempat para member menampilkan Stage mereka. Yang membawa kita ke pertanyaan berikut, apa itu Stage? Stage adalah susunan lagu yang sama dan dimainkan untuk jangka waktu tertentu di teater.

Saya kasih contoh pengandaian, katakanlah ada Stage J-1, isinya sebagai berikut: lagu A, lagu B, lagu C, lagu D, lagu E. Nah selama jadwal di teaternya tertulis hari itu akan dipentaskan Stage J-1, maka yang kalian tonton di teater akan selalu lagu A sampai E, biarpun kalian datang beda hari nontonnya lagunya diulang-ulang itu lagi. Analogi lebih gampang lagi, anggap saja teater itu bioskop, selama di papan jadwalnya adalah film AAA maka kalian datang dapetnya ya nonton film tersebut. Nah satu Stage ini biasanya dikasih waktu berjalan beberapa bulan (pada kondisi normal), baru setelahnya diganti menjadi Stage J-2 dengan setlist lagu yang baru.

Lalu apakah JKT48 punya teater mereka sendiri? Offcourse mereka punya. Teater milik JKT48 ini terletak di Fx Lifestyle X’nter Jakarta dan pembukaan teater ini dilangsungkan pada tanggal 8 September 2012 lalu. Teater JKT48 berkapasitas sekitar 210 orang, 180 kursi untuk penonton duduk, dan 30 penonton berdiri. Luas panggung teater kira-kira 30 m2.

5. Group48 menggunakan seks sebagai nilai jual mereka?

Itulah yang terjadi ketika Anda cuma melihat AKB48 & co. CUMA DARI HEAVY ROTATION!
Hebirote adalah lagu yang sangat fenomenal, lagu ini menjelma menjadi lagu yang sangat iconiq buat AKB48, tapi bukan berarti itu adalah cerminan AKB48 secara keseluruhan. Tahukah anda kalau 48 family itu punya 400 lebih lagu? Kalau anda ingin lebih lanjut mendalami mereka saya anjurkan anda mendengarkan lagu-lagu Stage. Anda akan terkejut ketika menyadari bahwa idol group yang Anda anggap ecek-ecek (dan esek-esek) ini ternyata punya begitu banyak lagu multi tema dan multi genre.

6. Kualitas mereka dipertanyakan?

Ngak usah jauh-jauh, AKB48 yang sangat terkenal sekarang itu aja gak ada satupun yg bisa menyanyi seperti Celine Dion atau Whitney Houston kok.

Kenapa begitu? Karena memang di dalam sebuah konsep idol group kemampuan bernyanyi bukanlah yang nomor satu. Ciri khas idol group jepang itu justru banyak membernya yang nyanyi sember, dancenya memble, kalo ngomong grogi gak jelas, giginya miring, matanya juling, dan sebagainya. LOL…

Terus apanya yang mau dijual kalo begitu? Nah, ini dia bedanya punya negeri sakura dengan negeri ginseng. Kalo di Korea mereka menjual PRODUK, tapi di Jepang mereka menjual PROSES. Ketika anda melihat seseorang yang punya banyak kekurangan tapi tetap menunjukan kemauan keras untuk semakin membaik, tidakkah hal itu menyentuh hati anda? Tidakkah hal itu membuat anda ingin mendukung mereka? (inilah cikal bakal dari istilah oshimen = oshi member = member yg didukung).

Disitulah nilai jual idol group jepang, dimana selain kita dibuat tertarik ingin mengikuti perjuangan dan perubahan mereka, kita sendiri juga seperti diajari bahwa sebagai orang yang juga tidak sempurna, kita jangan sampai kalah semangat dengan mereka. Growing up together with the fans, isn’t that great?

Un621868_492638344112547_669296745_otuk sementara baru itu saja yang kepikiran. Nanti saya tambahkan kalo ada yang melintas di benak dan dirasa perlu. Semoga bisa membantu menjawab pertanyaan yg sering diulang-ulang di sosial media oleh para newcomers/ haters.

Batman : The Dark Knight Rises (Review part 2)

review halaman sebelumnya dapat anda baca disini

Ada beberapa twist khas Nolan yang membuat saya begitu tidak inginnya melakukan sesuatu yang akan saya sesali nanti, termasuk ke toilet dan menguap, walaupun film ini sangat panjang (165 menit) untuk ukuran film superhero. Saya bahkan belum ingin meninggalkan kursi saya setelah credit title muncul karena ending film ini seolah-olah akan memunculkan harapan akan munculnya cerita baru (untuk Blake) yang tentu saja bukan dalam bentuk post end credit karena DC Comics tidak memiliki kebiasaan untuk menampilkan adegan di penghujung credit seperti yang dilakukan Marvel. Mengenai twist ini, saya akan menganalisasis Continue reading Batman : The Dark Knight Rises (Review part 2)

Batman : The Dark Knight Rises (Review part 1)

When Gotham city is about to fall, who will be there to save you?

SPOILERT!!
This review may contain SPOILER.

Tulisan ini adalah kumpulan opini sekaligus review mengenai franchise Batman karya Christopher Nolan dan berbagai adegan atau twists yang menimbulkan banyaknya teori serta opini yang beragam, tergantung siapa yang menontonnya dan bagaimana dia menginterpretasikannya. Saya menghargai semua opini ini secara terbuka. Saya hanya ingin berbagi opini-opini saya mengenai salah satu film terbaik 2012, The Dark Knight Rises. Continue reading Batman : The Dark Knight Rises (Review part 1)

Kisah Sepanjang Nafasku

Aku ingin menulis sebuah kisah, berjudul: Masa Depan. Di mana pada awal alinea pertama tertulis kata: waktu. Ya, waktu. Waktu pertama perjumpaan kita dahulu, menjadi sebuah awal dari cerita yang akan kutuangkan. Walau di setiap larik kalimat per kalimatnya masih abu-abu, tak tahu akan menggunakan jeda titik atau koma, tapi kupastikan akan selalu ada namamu.

love_poems

Tidak peduli seberapa panjang dan berapa lembar halaman, juga tidak peduli seberapa banyak huruf vocal dan konsonan, karena di tiap kalimatnya kuyakin pasti indah. Walau terkadang ada gugus kalimat yang mengisahkan tentang keruwetan dan dibumbui dengan linang air mata, tapi aku yakin akan tetap indah terbaca. Kau akan tersipu ketika membacanya, percayalah. Wajahmu akan merona seperti warna tinta merah muda yang akan kugunakan untuk menulis kisah ini.

Semoga kau tak jemu membacanya. Karna jemariku tak akan letih, kisah ini tak akan usai selama engkau tetap tinggal di hati. Juga selama napasku belum berhenti.

 

Dear Ladies

Dear ladies,
Kami tidak suka dibandingkan dengan tokoh-tokoh pemeran utama berbadan mustahil di film twilight anda. Karena kami tau, badan seperti seperti itu mustahil kami bentuk (secara standar gizinya beda).

We can’t offer you a six pack stomach, the thing that we would give to you are a chubby belly and a warm heart. Full of love. Take it or leave it.

Dear ladies,
Kami tidak suka dibandingkan dengan tokoh-tokoh korea berambut gay itu. In fact, kami tidak suka dibandingkan dengan lelaki manapun! Tolong jangan sebut-sebut lelaki manapun didepan kami meskipun kalian bermaksud hanya menyindir kami.

Si dia rajin belajar, si dia jago nyanyi, si dia penyayang. Stop it!

We don’t like being compared to any man out there! Because competition is in our blood. We compete with million of other sperm to be a human being. Membuat kami cemburu hanya akan menggali kuburmu sendiri.

Dear ladies,
Tolong jangan memaksa kami untuk memilih antara kalian dan hobi kami. Atau memilih kalian dengan teman-teman kami. Karena pria tidak dilahirkan untuk bisa multitasking! Perhatikan, jika kami bersamamu, apakah kami akan sibuk dengan handphone kami sendiri dan sms-an dengan teman-teman kami? Tidak bukan?

Ketika kami pengen main game, tolong biarkan. Ketika kami ingin berpetualang dengan teman-teman kami, tolong ijinkan. Karena percayalah, sejauh apapun kami bermain dan berpetualang, kami akan kembali duduk bersandar di pangkuan kalian. Menikmati lembutnya sentuhan kalian yang bisa menghilangkan semua penat kami.

Dear ladies,
Kami bukan Dedy Corbuzier. Kami bukan pembaca pikiran. Katakan apa yang kalian mau. Jangan bersikap seolah kalian ingin kami tau apa yang kalian mau. Kenapa ngga ngomong aja sih pengennya apa?

Dear ladies,
Jadikan kami pacar, bukan pembantu. Bukan pula supir pribadi, apalagi tukang ojek. Kami tidak suka wanita manja, yang semena-mena. Ingin dianterin? Minta. Jangan berharap untuk kami mengerti jika kalian tidak berbicara. Kami bukan pemecah kode yang selalu mengerti apa yang kalian mau.

Sometimes, use your brain, not only your heart.

Dear ladies,
Kami ingin kalian ada di pinggir lapangan, ketika kami bermain bola. Meskipun kami tau betapa tidak sukanya kalian duduk sendirian melihat kami bermain. Tapi sodoran handuk bersih dan minuman dingin tanpa diminta ketika istirahat akan membuat kami sangat mencintai kalian. Percayalah.

Dear ladies,
Tolong jangan pertanyakan “Aku gendut ya?” kepada kami. Karena kami tau itu adalah jebakan betmen. Pertanyaan itulah alasan kenapa cermin dan timbangan diciptakan. Daripada menanyakan pertanyaan itu, kenapa tidak tuangkan saja racun sianida ke tenggorokan kami?

Dear ladies,
Tidak semua dari kami berhati lembut. Dan bisa bersifat romantis. Kami tidak sesempurna Richard Gere atau Gerard Butler. Pria imajinasi seperti itu tidak ada. Hollywod has screwed your minds!

Mengantar kalian pulang naik motor di malam hari ke rumah kalian yang dipinggiran kota itu sepertinya lebih romantis daripada sebuket bunga mawar. Lucky to you!  Tinggal duduk manis dibelakang. Kami? Harus pulang pergi lagi melewati malam dingin. Sendirian. Pernah sadari itu? Tidak? Pernahkah kami mengeluh? Roses and chocolate? Please think again dear.

Dear ladies,
Pernahkah kalian merasakan kami marah tanpa sebab. Ngambek tanpa alasan. Menyebalkan bukan? Itu yang kami hadapi setiap bulannya. You guys turn into bitches every time your period comes.

Kami terpaksa harus mengerti ketika keadaan kalian seperti itu. Oleh karena itu, sebuah kata maaf dan terima kasih ketika periode itu telah selesai, would be very nice.

Dear ladies,
Jangan menggunakan standar ganda kepada kami. Disatu sisi kalian ingin emansipasi wanita, disisi lain kalian minta tempat parkir khusus wanita. Ketika kalian berkoar-koar ingin persamaan gender, kalian ingin selalu berjalan disisi dalam jalan dan kami mengambil sisi luar. Ingin kami ditabrak truk sampah apa? Sekali lagi, jangan gunakan standar ganda. We would like to help u, if you ask politely.

Dear ladies,
Sometimes, our ego is bigger than our brain or our heart. Please understand that.

Dear ladies,
Kami benci cewe matre! Sumpah. Kalian tau kenapa laut diciptakan begitu luas? Karena Tuhan tau butuh laut yang begitu luas untuk menampung begitu banyak cewe matre! Inget kan? Cewe matre kelaut aje. (akh shit, berasa tua nulis lirik ini)

Dear ladies,
Kami tidak suka sesuatu yang berlebihan. Baik itu lemak, dandanan, atau make-up yang berlebih. Sesuatu yang palsu lebih mengerikan lagi. Coba deh sekali-kali ngaca, mukamu yang putih pucat karena obat itu tidak cocok dengan kulit kuning langsat asli di leher atau lenganmu. Kami ingin punya pacar, bukan pasien anemia!

Dear ladies,
Kami suka wanita cerdas, yang bisa nyambung diajak ngobrol segalanya. Ngga harus mengerti, tapi setidaknya mendengarkan dan merespon. Jadi, daripada mempertebal bedakmu, tebalkan saja membran-membran dalam otakmu.

Dear ladies,
Seberapapun menyebalkannya kalian ketika PMS, seberapapun cerewetnya dalam mengingatkan kami untuk makan dan belajar. Kami sebenernya percaya itu demi kebaikan kami. We love that attention. We just don’t realize it yet. Not until it’s gone.

Kami ibarat ‘anak kecil’ yang terbungkus dalam tubuh-tubuh pria dewasa. Tetap kekanak-kanakan dengan caranya masing-masing. Kami ibarat pelaut muda, yang ingin menjadi nakhoda dan memimpin kapal kami sendiri. Berpetualang dari satu pelabuhan ke pelabuhan yang lain.

Tapi percayalah, nanti akan ada suatu pantai kecil, dimana sang pelaut akan berhenti berpetualang dan akhirnya membuat sebuah pondok kecil. Dan beristirahat disana. Selamanya.

Dan dengan ini, mewakili semua pria, aku akan berkata..

“Kepadaku, kau titipkan hati mu, hanya ada satu syaratku untukmu. Percayalah padaku!”

Special thank’s to: my little sister Novia Dwi Kurnia.