Imam Khomeini: Amar Makruf Dan Nahi Mungkar Dengan Perbuatan

Kepada Yang Mulia Ayatullah al-Udzma Khomeini,

Setelah mengucapkan salam dan penghormatan, dengan mencermati fatwa-fatwa Yang Mulia dalam risalah Taudhih al-Masail tentang Jihad dan Amar Makruf dan Nahi Munkar dan  begitu juga dengan penjelasan Yang Mulia dalam banyak kasus tentang kewajiban syariat dan sosial, dari Yang Mulia kami memohon fatwa, apakah bisa menggunakan uang khumus untuk membantu kehidupan sehari-hari keluarga yang berada di penjara politik atau tidak? Bila diperbolehkan, uang khumus yang akan diberikan termasuk jenis yang mana dari mereka yang berhak menerimanya dan batasan kebolehan ini sampai seberapa?

Wassalamu Alaikum wa Ala Ibadillahis Shalihin

Bismillahirrahmanirrahim

Mereka yang bangkit melakukan Amar Makruf dan Nahi Munkar dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan, sesuai dengan kewajiban syariat ilahi,untuk melindungi Islam dan hukum-hukum sucinya, serta untuk melindungi negara-negara Islam dari kekuasaan asing, kemudian mengalami masalah, seperti dipenjara atau terbunuh, sementara keluarga mereka membutuhkan bantuan dan pengayoman, maka setiap orang mukmin dari kalangan manapun berkewajiban untuk membantu mereka dengan penuh penghormatan kepada mereka dan bersedia melakukan apa saja agar keluarga dari saudara pejuang mereka tidak sulit melewati kehidupannya. Mereka diperbolehkan menggunakan uang khumus untuk membantu keluarga ini hingga dua pertiga dari saham Imam as.

Saya memohon kepada Allah Swt untuk memotong tangan pihak-pihak asing dan antek-antek pengkhianat mereka dan taufik bagi orang-orang Mukmin untuk dapat berkhidmat kepada Islam dan Muslimin.

28 Ramadhan 1391 Hq.

Rohoullah al-Mousavi Khomeini (Sahifah Imam, jilid 2, hal 399)

* * *

Tangan Amerika dan seluruh kekuatan adidaya lainnya telah tenggelam dalam darah para pemuda kita, seluruh rakyat yang terzalimi dan para pejuang Islam hingga ke siku. Kita benar-benar akan berperang dengan hebat melawan mereka hingga tetesan darah penghabisan. Karena kita adalah pejuang. Kita akan mengekspor revolusi kita ke seluruh dunia. Karena revolusi kita adalah Islam. Dan selama suara Laa Ilaaha Illallah dan Muhammad Rasulullah tidak sampai ke seluruh dunia, maka perjuangan tetap berlaku. Selama perjuangan melawan kaum arogan dan Mustakbirin di seluruh dunia masih ada, maka kita juga ada. (Sahifah Imam, jilid 12, hal 147)

* * *

Saya memperingatkan pemerintah negara-negara Islam yang tidak mau belajar dari kesalahan masa lalu lalu, berjabat tangan dengan saudara-saudara lainnya dan dengan khusyu menghadap Allah Swt serta bersandar pada kekuatan Islam, agar mereka memotong tangan zalim para arogan dan penjarah kekayaan dunia, khususnya Amerika dari kawasan. Pemerintah negara-negara Islam harus mengecam dan melawan kesepakatan Amerika dan Zionis untuk memperkokoh kekuasaanya di Lebanon. Karena setelah Lebanon giliran negara-negara Islam dan Arab lainnya yang akan dikuasai Amerika dan Israel. (Sahifah Imam, jilid 17, hal 482) (IRIB Indonesia / Saleh Lapadi)

Sumber: Amr-e be Maruf va Nahy az Monkar; Gozideh-i az Kalam va Andisheh Imam Khomeini ra, Tehran, 1383, Moasseseh Tanzim va Nashr Asar Emam Khomeini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s