love_poems

Kisah Sepanjang Nafasku

Aku ingin menulis sebuah kisah, berjudul: Masa Depan. Di mana pada awal alinea pertama tertulis kata: waktu. Ya, waktu. Waktu pertama perjumpaan kita dahulu, menjadi sebuah awal dari cerita yang akan kutuangkan. Walau di setiap larik kalimat per kalimatnya masih abu-abu, tak tahu akan menggunakan jeda titik atau koma, tapi kupastikan akan selalu ada namamu.

love_poems

Tidak peduli seberapa panjang dan berapa lembar halaman, juga tidak peduli seberapa banyak huruf vocal dan konsonan, karena di tiap kalimatnya kuyakin pasti indah. Walau terkadang ada gugus kalimat yang mengisahkan tentang keruwetan dan dibumbui dengan linang air mata, tapi aku yakin akan tetap indah terbaca. Kau akan tersipu ketika membacanya, percayalah. Wajahmu akan merona seperti warna tinta merah muda yang akan kugunakan untuk menulis kisah ini.

Semoga kau tak jemu membacanya. Karna jemariku tak akan letih, kisah ini tak akan usai selama engkau tetap tinggal di hati. Juga selama napasku belum berhenti.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s