621868_492638344112547_669296745_o

AKB48/ JKT48 FAQ Guide For Dummies – Encore edition

621868_492638344112547_669296745_oMelanjutkan artikel pertama, pada bagian ini saya bermaksud mencantumkan beberapa istilah yang mungkin akan sering Anda temui selama mengikuti AKB48 dan para sister grupnya (SKE48, SDN48, NMB48, HKT48, JKT48):

– Wota: istilah ini sebenarnya sama dengan otaku, yaitu penggemar berat subkultur seperti manga, anime, game, dsb. Otaku lebih dari sekedar fans. Mereka adalah orang yg sangat berdedikasi terhadap hobinya dan tidak akan ragu mengorbankan dirinya (imej, uang, waktu, dsb) untuk hobi tersebut, sampai taraf dimana orang normal akan melihat mereka sebagai freak/geek/nerd. Otaku untuk idol grup mempunyai pengucapan yang berbeda dengan otaku anime, yaitu wota. Dan perlu diketahui bahwa istilah wota tidak eksklusif untuk AKB48, tapi kebanyakan fans idol grup juga mendapat sebutan yang sama (Momusu – Mowota, Johnny’s Ent. – Janiwota).

– Wotagei: sorakan atau gerakan khas fans idol grup saat menonton pertunjukan idolanya. Untuk macam-macam jenis dan gerakannya bisa dicari dengan mesin pencari google.

– Mix: salah satu unsur dari wotagei adalah Mix. Ini adalah bentuk sorakan khas yang dilakukan para fans idol grup pada bagian-bagian tertentu lagu ketika menonton pertunjukan idolanya. Mix bukan cuma milik fans AKB48 saja, tapi sudah lama mengakar di kalangan fans idol grup sejak mid 90’an. Untuk bahasan lebih detil tentang Mix bisa dicari ke sumber lain karena akan terlalu panjang bila dibahas disini.

– Oshimen: oshimen (推しメン) terdiri dari dua kata, “oshi” dan “men”. Oshi berarti “push/support” dan Men adalah singkatan dari “menba” (member dalam arti bahasa Inggris). Kata ini mempunyai arti member yang paling Anda dukung. Dalam banyak kasus, seorang fans bisa mempunyai banyak member favorit, tapi pasti ada satu diantara member tersebut yg paling disukai atau tidak tergantikan, inilah yang disebut dengan istilah kami-oshi.

– Oshihen: kondisi dimana Anda merubah oshimen. Hal ini sering dianggap kurang sopan bagi bekas oshimen Anda.

– Senbatsu: dalam bahasa Indonesia berarti pilihan/seleksi. Sebagai grup yang mempunyai jumlah member banyak, maka terasa perlu untuk dibuatkan barisan representatif dari sekian banyak member yang ada. Mereka inilah yang disebut sebagai senbatsu. Biasanya mereka dipilih berdasarkan popularitas di kalangan fans. Keuntungan dari member senbatsu adalah hak mereka untuk tampil di PV utama, media (majalah, TV show, event, dsb), dan tentu saja popularitas.

– Senbatsu Sousenkyo: sejak tahun 2009 AKB48 rutin menggelar senbatsu sousenkyo (pemilu senbatsu) sekali setahun yang bertujuan memberi kesempatan bagi para fans untuk menentukan sendiri member senbatsu mereka. Caranya adalah memberi vote untuk member favorit mereka, dengan mengumpulkan tiket vote yang mereka dapat di single tertentu (biasanya satu single sebelum single sousenkyo). Tentu saja pembelian multi kopi adalah sah, dan satu tiket vote dihitung satu suara.

– Janken Senbatsu: ini adalah salah satu ide ‘nyeleneh’ yang diciptakan Aki-P untuk menentukan senbatsu AKB48. Caranya adalah dengan melakukan janken (suit jepang). Event khusus akan diadakan untuk hal ini, dimana disana akan diadakan sistem turnamen, satu persatu member yang kalah akan gugur hingga didapat pemenang utama yang nantinya akan mendapat posisi terdepan.

– Undergirls: istilah ini dipakai untuk para member yang posisi popularitasnya dibawah senbatsu. Biasanya member yang termasuk disini adalah mereka yang punya popularity rank nomor 20 kebawah hingga sekitar angka 40. Urutan ini tentunya bisa berubah tergantung dari berapa banyak jumlah senbatsu yang ditentukan untuk sebuah single.

– Kami7: Kami berarti dewa. Istilah ini diciptakan para fans karena ada beberapa member yang memang ranking popularitas mereka tidak pernah tergoyahkan sejak lama di AKB48. Ketujuh orang itu adalah Atsuko Maeda, Oshima Yuko, Shinoda Mariko, Tomomi Itano, Watanabe Mayu, Kojima Haruna, dan Takahashi Minami. Namun dalam sousenkyo terakhir muncul sebuah nama baru yang tiba-tiba merusak tatanan tradisional 7 besar tersebut, yaitu Kashiwagi Yuki. Sejak saat itu istilah Kami7 oleh beberapa kalangan mulai banyak dipelesetkan menjadi Kami8. Akankah Sashihara Rino atau Matsui Rena sebentar lagi mengubahnya menjadi Kami9? Biar waktu yang memberi jawabannya kepada kita🙂

– Jikoshoukai: ini adalah self introduction dari masing-masing member. Tentunya memiliki sebuah line khusus untuk introduksi bukanlah sebuah keharusan, tapi jika seorang member mempunyai jikoshoukai ciri khas mereka masing-masing maka ini akan memberi nilai lebih dimata fans.

– Renai Kinshi: Love is forbidden. Ini adalah salah satu golden rule dalam dunia idol Jepang, dan termasuk yang paling keras untuk ditaati. Bahkan hanya sebuah foto dengan seorang pria, apapun status pria tersebut, bisa membuat karir seorang idol tamat seketika akibat kecaman para wota garis keras yang ingin idola mereka menjaga image pure dan innocent. Abide the rule, girls (or I might say, don’t get caught… LOL)!!

– Stage Song: lagu yang terdapat di Stage masing-masing tim

– Unit Song: lagu Stage yang dinyanyikan oleh formasi member tertentu (bukan seluruh tim), biasa terdiri dari 1 member populer didampingi oleh 2-4 member lainnya, dan letaknya beruntun 4-5 lagu ditengah setlist Stage.

– Unit Shuffle: biasanya hanya dilakukan di konser-konser besar, dimana Unit song yang identik dengan susunan member tertentu diacak dan diganti formasinya dengan member lain untuk elemen kejutan.

– Kenkyuusei: research student, atau bahasa mudahnya tim cadangan. Peran mereka biasanya untuk menggantikan spot member tetap yang tidak bisa hadir pada hari pertunjukan teater. Tapi seiring dengan melonjaknya popularitas AKB48, sekarang para kenkyuusei juga bisa dibilang mempunyai barisan fans yang tidak sedikit. Biasanya ada semacam kecenderungan unik dari para wota senior untuk oshihen kepada mereka, mungkin karena mereka melihat member yang populer sudah tidak perlu lagi didukung, sudah bosan, atau karena melihat para kenkyuusei inilah yang justru paling aktif berada di teater, tempat dimana AKB48 memulai segalanya dari nol, ketimbang senior mereka yang sering berhalangan karena urusan luar.

Yosh, semoga tulisan ini bermanfaat bagi penggemar baru, atau mereka yang masih belum terlalu banyak tahu istilah dalam dunia idol. Ijyo desu. Mata itsuka, jya na!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s