anthology

Anthology 1999-2013, Album Perpisahan Dari Underoath

urlUnderoath, salah satu band metalcore favorit saya yang berasal dari Tampa, Florida, AS, baru saja merilis video musik terbaru sekaligus terakhir mereka yang bertitel “Sunburnt.” Lagu yang diambil dari album yang berjudul Anthology 1999-2013 lewat Solid State Records pada 6 November 2012 lau, berisi kumpulan lagu-lagu hits mereka dari album pertama Act of Depression (1999) hingga karya terakhir Ø (Disambiguation) rilisan tahun 2010 lalu. Tidak hanya itu, sebagai ungkapan terimakasih dan penghormatan bagi para fans, termasuk tidak hanya mengangkat sisi retrospektif namun juga kebaruan dari band ini, Spencer Chamberlain dkk memberikan dua nomor teranyar, lagu yang baru-baru ini direkam dan belum pernah dirilis secara global bertitel “Sunburnt” dan “Unsound”.

Seperti yang tertulis dalam situs resmi mereka Underoath777.com , sextet yang digawangi Spencer Chamberlain (vokal), Chris Dudley (keyboard/programming), Tim McTague (lead guitar) dan James Smith (rhythm guitar), Grant Brandell (bass), dan Daniel Davison (drum) ini akan segera mengakhiri perjalanan band berusia 15 tahun ini. Tepat setelah mengumumkan keputusan mereka yang mengejutkan untuk membubarkan band ini melalui media sosial, para penggemar diseluruh belahan dunia sontak merasa kaget dan sedih mendengar berita ini, termasuk juga saya sebagai salah satu fansnya. Underoath akan bubar tepat setelah mereka menyelesaikan rangkaian tur perpisahan yang kini tiketnya telah terjual habis.

Spencer Chamberlain, vokalis Underoath
Spencer Chamberlain, vokalis Underoath

Seperti yang dilansir dari situs itu juga, Spencer Chamberlain sebagai frontman memberikan ungkapan spesifik soal kabar tersebut. “Ini adalah hal yang menyedihkan bagi kami dimana kami harus segera menutup dan mengakhiri bab perjalanan kami kali ini, tetapi kami belum pernah melihat sesuatu begitu jelas seperti saat ini,” ungkap vokalis gimbal ini. “Saya mengalami tahun-tahun terbaik seumur hidup saya bersama band ini dan saya berutang terhadap setiap orang yang selalu mendukung sepanjang perjalanan kami. Ini bukan keputusan yang dibuat secara instan. It’s just time for us to move on,” tambahnya lagi.

“Selama lebih dari 1 dekade belakangan, demikian juga seumur hidup kami, kami telah mewujudkan mimpi kami untuk keliling dunia, memainkan musik yang menyemangati kami, dan bertemu banyak sekali orang luar biasa, diluar dari yang kami pikirkan,” ungkap kibordis gempal itu. Chris menambahkan kemudian, ” Tidak ada momen yang lebih berkesan, bahagia sekaligus mengharukan bagi kami, selain saat ini. Kami ingin untuk keluar memberikan yang terbaik sebagai puncaknya. Maka dari itu, kami mengumpulkan beberapa teman baik dan band yang akan ikut serta dalam tur kami tersebut. Kami memanfaatkan tur itu sebagai momen untuk mengucapkan salam perpisahan, termasuk merayakan apa yang telah kami capai beberapa tahun ini.”

“Hal ini sangat berat bagi kami, tetapi semua hal yang baik pasti ada akhirnya. Kami mencintai kalian semua dan sangat berharap untuk bisa bertemu kalian lagi,” tambah Spencer Chamberlain menyusul pernyataan Chris.

Video musik “Sunburnt” disutradarai oleh Daniel Davison yang merupakan penabuh drum mereka sendiri yang sebelumnya telah menggantikan posisi Aaron Gilespie. Band ini telah menghasilkan banyak lagu-lagu yang memiliki makna religius di dalam lirik-liriknya sehingga mereka kerap disebut mengusung genre Christian Metalcore. Underoath mewariskan peningglaan yang tidak dapat dilupakan seperti prestasi saat album They’re Only Chasing Safety dan Define The Great Line berhasil meraih nominasi Grammy Awards. Hingga kini mereka telah menggelar tur ke enam benua beserta penjualan album hingga 1.3 juta keping.

Album terakhir mereka yang bertajuk Anthology 1999-2013
Album terakhir mereka yang bertajuk Anthology 1999-2013

Underoath sendiri dibentuk pada tahun 1997 oleh mantan vokalis mereka Dallas Taylor dan mantan gitaris Luke Morton, termasuk juga bekas drumer yang menjadi ikon band ini Aaron Gillespie yang mengundurkan diri tahun 2010 lalu berkonsentrasi pada proyeknya, The Almost. Mengalami progresi musik yang signifikan hingga pergantian personil, sampai saat ini tidak ada personil asli tersisa. Kibordis Chris Dudley terhitung paling lama mewarnai perjalanan band yang sudah menelurkan 7 album ini. Mereka juga merupakan salah satu band metalcore modern dengan basis fans loyal terbanyak. Bersama band Florida lainnya, A Day To Remember, Underoath juga pernah menyambangi Jakarta dalam rangkaian tur Asianya pada 6 Maret 2012 lalu dan mendapat animo serta respon luar biasa publik Indonesia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s