audrey

Dua Jiwa

di matamu yang bulan
berlompatan jaring labalaba jingga
mengkristalkan buih yang menjejak
dari gemuruh ombak mataku.

gemuruh ombak matamu
menghempas pilu sekeras karang
sadarkan dua jiwa yang terantuk sekat
bahanakan simfoni kerinduan.

dari rongga bibirmu
kembang-kembang mekar meranum
bergesekan dengan simfoni hati
menggaung hingga ke sanubari.

liang hidungmu bernapas doa
tebarkan aroma mewangi nirwana
berdesir selembut sifoni cinta
membalut asa melenakan asmara.

audrey

lalu di garis cakrawala dadaku
kau membenamkan wajah jinggamu
berjatuhan cahaya-cahaya rindu
melumerkan segala resah yang batu.

seirama detak jantungmu
mengalun merdu nadanada cinta
ekspresikan lakon wajah rindu
hingga asa kita tak lagi fatamorgana.

cinta kita karang
tak perlu ada yang dicemaskan
larungkan segala gamang
lesapkan getar pada gigir kesunyian.

ikrar cinta dua jiwa
terukir pasti semacam relief hati
berhias kokoh pilar istana janji
satukan pagutan dalam dekap doa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s