Time

Histeria Usia

 

keberangkatan
setajam Waktu, setipis
selaput kabut yang koyak
oleh histeria.

namun keberangkatan
tak pernah Lepas dari laju.
di sana pula hingar dan senyap
kerap bertemu.
dan yang jauh di angan,
pada perjalanan,
perkenalanperkenalan yang akan
menancapkan ide bahwa Istirah ialah penting.

“biarkan semua sunyi tanpa kata,” ucapmu.

pada langkah ke-25.
kamu kian mengerti apa makna
dari berbagi keheningan,
kendati tanpa denting gelas Château
de St.-Cosme Gigondas Valbelle,
atau botol Scotch yang tumpah.
maka bising usia,
tak pernah terasa senja.

Puisi ini untuk sahabatku, Sarah Chyntia Wijaya
Selamat merayakan pertambahan usia
Semoga kenangan yang kau tinggalkan tetap membekas di hati kami
We miss you Nta.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s